Tetamu Terakhir..  

Posted by: ~princess Islam~ in

Saudaraku, tahukah siapa tetamu terakhir yang akan mengunjungimu? Tahukah anda apa tujuan ia menziarahi dan menemuimu? Apakah hajatnya darimu?

Ketahuilah! Ia tidak datang kerana dahagakan hartamu, atau kerana ingin menikmati hidangan lazat bersamamu, atau meminta bantuanmu untuk membayar hutangnya, atau memintamu memberikan sokongan kepada seseorang atau untuk menyelesaikan urusan yang tidak mampu ia selesaikan!!

Tetamu ini datang untuk satu urusan penting yang telah ditetapkan. Anda dan keluarga anda malah seluruh penduduk bumi ini tidak akan mampu menggagalkannya dalam misinya tersebut!

Walaupun anda tinggal di istana-istana yang tinggi, berlindung di benteng-benteng yang kukuh dan di menara-menara yang kuat, dikawal dengan ketat, anda tidak dapat mencegahnya masuk untuk menemuimu dan menunaikan urusannya denganmu!!

Untuk menemuimu, ia tidak perlu pintu masuk, atau meminta izin, dan membuat temujanji terlebih dahulu sebelum datang. Ia akan datang bila-bila dan dalam keadaan apapun; ketika kamu sedang sibuk ataupun lapang, sedang sehat ataupun sedang sakit, semasa kamu masih kaya ataupun sedang melarat, ketika kamu sedang bemusafir atau pun tinggal di tempatmu.!!

Saudaraku! Pengunjungmu ini tidak memiliki hati yang lemah. Ia tidak akan terpengaruh oleh ucapan-ucapan dan tangismu bahkan oleh jeritanmu dan sahabat-sahabat yang menolongmu. Ia tidak akan memberimu kesempatan untuk menilai semula perhitungan-perhitunganmu dan meninjau kembali urusanmu!

Kalau pun kamu berusaha memberinya hadiah atau menyogoknya, ia tidak akan menerimanya sebab seluruh hartamu itu tidak bererti apa-apa baginya dan tidak membuatnya berpaling dari tujuan asal nya!

Sungguh! Ia hanya menginginkan dirimu saja, bukan orang lain! Ia menginginkanmu semuanya bukan separuh badanmu! Ia ingin membinasakanmu! Ia ingin kematian dan mencabut nyawamu! Menghancurkan raga dan mematikan tubuhmu! Dia lah malaikat maut!!!

Allah s.w.t berfirman, artinya:

"Katakanlah, ‘Malaikat Maut yang ditugaskan untuk (mencabut nyawa) mu akan mematikan kamu; kemudian hanya kepada Tuhanmulah kamu akan dikembalikan." (QS. As-Sajadah: 11)

Dan firman-Nya, artinya:

"Sehingga apabila datang kematian kepada salah seorang di antara kamu, ia diwafatkan oleh malaikat-malaikat Kami, dan malaikat-malaikat Kami itu tidak melalaikan kewajibannya." (QS. Al-An'am: 61)

Kereta Usia


Tahukah kamu bahawa kunjungan Malaikat Maut merupakan sesuatu yang pasti? Tahukah kamu bahawa kita semua menjadi musafir di tempat ini? Sang musafir hampir mencapai tujuannya dan mengekang kendaraannya untuk berhenti?

Tahukah kamu bahwa pusingan kehidupan hampir akan terhenti dan 'kereta usia' sudah mendekati destinasi terakhirnya? Sebahagian orang soleh mendengar tangisan seseorang atas kematian temannya, lalu ia berkata dalam hatinya, "Aneh, kenapa ada kaum yang akan menjadi musafir menangisi musafir lain yang sudah sampai ke tempat tinggalnya?"

Berhati-hatilah!

Semoga anda tidak termasuk orang yang Allah s.w.t. sebutkan, mafhumnya:

"Bagaimanakah (keadaan mereka) apabila Malaikat (Maut) mencabut nyawa mereka seraya memukul muka mereka dan punggung mereka?" (QS. Muhammad: 27)

Atau firman-Nya, mafhumnya:

"(Iaitu) orang-orang yang dimatikan oleh para malaikat dalam keadaan berbuat zalim kepada diri mereka sendiri, lalu mereka menyerah diri (sambil berkata), ‘Kami sekali-kali tidak ada mengerjakan sesuatu kejahatan pun." (Malaikat menjawab), "Ada, sesungguh-nya Allah Maha Mengetahui apa yang telah kamu kerjakan. "Maka masuklah ke pintu-pintu neraka Jahannam, kamu kekal di dalamnya. Maka amat buruklah tempat orang-orang yang menyombongkan diri itu." (QS. An-Nahl: 28-29)

Tahukah kamu bahwa kunjungan Malaikat Maut kepadamu akan mengakhiri hidupmu? Menyudahi aktivitimu? Dan menutup lembaran-lembaran amalmu?

Tahukah kamu, setelah kunjungan-nya itu kamu tidak akan dapat lagi melakukan satu kebaikan pun? Tidak dapat melakukan soalat dua raka'at? Tidak dapat membaca satu ayat pun dari kitab-Nya? Tidak dapat bertasbih, bertahmid, bertahlil, bertakbir, beristighfar walau pun sekali? Tidak dapat berpuasa walaupun sehari? Bersedekah dengan sesuatu meskipun sedikit? Tidak dapat melakukan haji dan umrah? Tidak dapat berbuat baik kepada kerabat atau pun tetangga?

‘Kontrak' amalmu sudah berakhir dan engkau hanya menunggu perhitungan dan pembalasan atas kebaikan atau keburukanmu!!

Allah s.w.t. berfirman, yang bermaksud :

"(Demikianlah keadaan orang-orang kafir itu), hingga apabila datang kematian kepada seseorang dari mereka, dia berkata, "Ya Tuhanku, kembalikan lah aku (ke dunia)." Agar aku berbuat amal yang soleh terhadap yang telah aku tinggalkan." Sekali-kali tidak. Sesungguh-nya itu adalah perkataan yang diucapkan saja. Dan di hadapan mereka ada dinding sampai hari mereka dibangkitkan." (QS. Al-Mu'minun: 99-100)

Persiapkanlah Dirimu!

Mana persiapanmu untuk menemui Malaikat Maut? Mana persiapanmu untuk menyongsong huru-hara setelahnya; di alam kubur ketika menghadapi pertanyaan, ketika di Padang Mahsyar, ketika hari Hisab, ketika ditimbang, ketika diperlihatkan lembaran amal kebaikan, ketika melintasi Shirath dan berdiri di hadapan Allah Al-Jabbar?

Dari ‘Adi bin Hatim r.a. dia berkata, Rasulullah s.a.w. bersabda,

"Tidak seorang pun dari kamu melainkan akan diajak bicara oleh Allah pada hari Kiamat, tidak ada penterjemah antara dirinya dan Dia, lalu ia memandang yang lebih beruntung darinya, maka ia tidak melihat kecuali apa yang telah diberikannya dan memandang yang lebih malang darinya, maka ia tidak melihat selain apa yang telah diberikannya. Lalu memandang di hadapannya, maka ia tidak melihat selain neraka yang berada di hadapan mukanya. Kerana itu, takutlah api neraka walau pun dengan sebelah biji kurma dan walau pun dengan ucapan yang baik." (Muttafaqun 'alaih)

Hitungkanlah Dirimu!

Saudaraku, bermuhasabahlah ke atas dirimu di saat masa lapang mu, fikirkanlah betapa cepat akan berakhirnya masa hidupmu, bekerjalah dengan sungguh-sungguh di masa lapangmu untuk masa sulit dan keperluanmu, renungkanlah sebelum melakukan suatu pekerjaan yang kelak akan dicatit di lembaran amalmu.

Di mana harta benda yang telah kau kumpulkan? Apakah ia dapat menyelamatkanmu dari cubaan dan huru-hara itu? Sungguh, tidak! Kamu akan meninggalkannya untuk orang yang tidak pernah menyanjungmu dan maju dengan membawa dosa kepada Yang tidak akan bertolak ansur denganmu!

_____________________________________________________________________________________

Ibnu Umar r.a pernah berkata, "Aku pernah mengadap Rasulullah s.a.w sebagai orang ke sepuluh yang datang, lalu salah seorang dari kaum Anshor berdiri seraya berkata, "Wahai Nabi Allah, siapakah manusia yang paling cerdik dan paling tegas?" Beliau menjawab, "(adalah) Mereka yang paling banyak mengingat kematian dan paling siap menghadapinya. Mereka itulah manusia-manusia cerdas; mereka pergi (mati) dengan harga diri dunia dan kemuliaan akhirat." (HR. Ath-Thabrani, disahihkan al-Munziri)

TINTAKU..

Dalam pada aku bersembang-sembang bersama teman sebilik dan sahabat sekelas tadi, entah macamana kami terkeluar topik "kematian". Topik yang sangat takut untuk dibicarakan, namun sangat bagus untuk diperkatakan. Bukankah orang yang paling cerdik ialah orang yang sentiasa mengingati mati? Dan kematian adalah sebaik peringatan. kematianlah sesuatu yang amat menakutkan bagi manusia yang masih hidup di atas muka bumi ini. Walhal, alim ulamak atau para pejuang sangat rindu akan kematian, sangat rindu untuk bertemu Allah swt. Mengapa tidak kita? Jawabnya kita masih tidak bersedia bertemu Allah dalam keadaan bekal kita masih tidak mencukupi.

Ingatan terhadap ayah dan datukku kembali segar di ingatan. Ya, aku masih ingat bagaimana mereka meninggalkan kami. Ayahku, sakitnya hanya sementara, tidak dijangka dia akan meninggalkan kami buat selama-lamanya. Datukku, memang tidak disangka-sangka dia akan pergi dalam keadaannya yang sihat walafiat. Memang, sesuatu yang tidak disangka. Bagaimana pula yang meninggal ketika tidur seperti yang diceritakan teman sebilikku apa yang dialami allahyarham ayahnya. Memang tidak dijangka, kematian akan menjengah bila sampai waktunya. Begitu juga dengan diriku, entah esok atau lusa kematian menjemputku. Namun, jangan pernah kita lupa untuk selalu berdoa dimatikan dalam husnul khatimah, mati dalam keadaan baik, amin. Jangan lupa untuk terus menambahkan bekalan kita. Aku teringin mati dalam keadaan syahid, berjuang di jalanMu, aku teringin mati dalam sujudku kepadaMu, dan aku teringin untuk mati dalam beribadat mengarapkan keredhaanMu. Ya Allah, jangan matikan kami dalam su'ul khatimah, na'uzubillah!!Ampunilah dosa hamba, Ya Allah!


SUDAH BERSEDIAKAH KITA UNTUK DIUSUNG PERGI??AYUH SAMA-SAMA PERSIAPKAN DIRI!

Special dedication..  

Posted by: ~princess Islam~ in



Ku dedikasikan ucapan "SELAMAT HARI GURU" buat :
  • Ibuku, Fauziah bt Ismail yang setia menjadi guruku sepanjang hidupku.(syukran ya ummi!)
  • Guru2ku di tadika yang mengajarku tulis baca
  • Guru-guruku di SK Sri Melor yang tidak mengenal erti lelah
  • Guru-guruku di SMKA Melor yg mengajarku menjadi dewasa
  • Pensyarah2 IPG Kampus Tuanku Bainun, yg setia mencurahkan ilmu agar ku menjadi guru berbakti di suatu masa kelak
  • Sahabat2 bakal guru di IPG KTB dan seluruh IPG di Malaysia
  • dan kepada diriku juga yg bakal bergelar seorang GURU
Guruku, sesungguhnya jasa kalian amat kuhargai. Barakallahufikum!

GURU O GURU..

BERBURU ke padang datar
Dapat rusa belang kaki
Berguru kepala ajar
Ibarat bunga kembang tak jadi

Dialah pemberi paling setia
Tiap akar ilmu miliknya
Pelita dan lampu segala
Untuk manusia sebelum jadi dewasa.

Dialah ibu dialah bapa juga sahabat
Alur kesetiaan mengalirkan nasihat
Pemimpin yang ditauliahkan segala umat
Seribu tahun katanya menjadi hikmat.

Jika hari ini seorang Perdana Menteri berkuasa
Jika hari ini seorang Raja menaiki takhta
Jika hari ini seorang Presiden sebuah negara
Jika hari ini seorang ulama yang mulia
Jika hari ini seorang peguam menang bicara
Jika hari ini seorang penulis terkemuka
Jika hari ini siapa sahaja menjadi dewasa;
Sejarahnya dimulakan oleh seorang guru biasa
Dengan lembut sabarnya mengajar tulis-baca.

Di mana-mana dia berdiri di muka muridnya
Di sebuah sekolah mewah di Ibu Kota
Di bangunan tua sekolah Hulu Terengganu
Dia adalah guru mewakili seribu buku;
Semakin terpencil duduknya di ceruk desa
Semakin bererti tugasnya kepada negara.
Jadilah apa pun pada akhir kehidupanmu, guruku
Budi yang diapungkan di dulangi ilmu
Panggilan keramat "cikgu" kekal terpahat
Menjadi kenangan ke akhir hayat.

~USMAN AWANG,1979~

Sape Berminat??  

Posted by: ~princess Islam~ in

Dari Musa r.a. katanya, Nabi s.a.w. bersabda :
" Perumpamaan petunjuk dan ilmu pengetahuan yang Allah mengutuskan aku untuk menyampaikannya seperti hujan lebat jatuh ke bumi. Bumi itu ada yang subur menghisap air, menumbuhkan tumbuh-tumbuhan dan rumput2 yang banyak. Ada pula yang keras, tidak menghisap air sehingga tergenang. Maka Allah memberi manfaat dengan ia kepada manusia. Mereka dapat minum dan memberi minum (binatang ternak dsb), dan untuk bercucuk tanam. Dan ada pula hujan yang jatuh ke bahagian lain iaitu di atas tanah yang tidak menggenangkan air dan tidak pula menumbuhkan rumput. Begitulah perumpamaan orang yang belajar agama yang mahu memanfaatkan apa yang aku disuruh Allah menyampaikannya, dipelajari dan diajarkannya. Dan begitu pula perumpamaan orang yang tidak mahu memikirkan dan mengambil peduli dengan petunjuk Allah yang aku diutus untuk menyampaikannya."
(HR Bukhari)

Anda berminat untuk menempah buku-buku agama/ilmiah/ novel islami terbitan telaga biru??Mudah sahaja, anda boleh membeli secara online di e-store saya..Sila layari http://www.stormreaders.net/suaidah ..Penghantaran akan dibuat oleh pihak stormreaders..


Anda hanya perlu (boleh rujuk di sini) :
  • daftar untuk menjadi pelanggan
  • buat pilihan produk
  • pilih cara penghantaran
  • pilih cara pembayaran
  • periksa status penghantaran produk
Anda boleh menempah buku dalam beberapa minit sahaja tanpa bersusah payah untuk memilih buku di kedai buku..Cubalah!

Antara buku-buku berkualiti yang diterbitkan Telaga Biru :

Koleksi komik Pahlawan Islam

Koleksi Majalah Ilmiah Solusi Isu1-19


Koleksi Bimbingan Rohani

Koleksi novel islami

Koleksi Motivasi

dan banyak lagi!!

p/s : Anda boleh menghubungi saya di emel sue_aidah1990@yahoo.com . Bagi yang berada di lokaliti saya, boleh menghubungi saya(Nur Su'aidah, 1PISMP Pengajian Agama 1) terus untuk tempahan. Terima Kasih.

Doa Rabitah  

Posted by: ~princess Islam~ in




Ditujukan buat :
Sahabat sekelas 1 PISMP PA 1&2
Sahabat-sahabat seperjuangan Badan Kebajikan Surau & Gen 1 Alghazali
Sahabat Usrah Qiyadi
Adik-adik usrah
Sahabat2 seperjuangan di SMKA Melor dahulu
Adik-beradikku
Semua teman seperjuangan dan seaqidah

TAAT DAN WALA' DALAM RUANG LINGKUP HARAKAH ISLAMIYYAH  

Posted by: ~princess Islam~ in


TAAT

Taat bermaksud mematuhi segala arahan dan melaksanakannya dalam apa keadaan sekalipun samada susah atau senang bersesuaian dengan kehendak ataupun tidak. Firman Allah swt yang bermaskud : " Sesungguhnya jawapan orang-orang mukmin, bila mereka dipanggil kepada Allah dan rasulNya agar rasul menghukum (mengadili) di antara mereka ialah ucapan, "kami mendengar, dan kami patuh", dan mereka itulah orang-orang yang beruntung."~surah an-Nur ayat 51~

Namun, perlu diingat ketaatan dan kepatuhan itu hanyalah kepada perkara-perkara kebajikan yang tidak melanggar syara' dan bukan ketaatan membuat tuli tanpa pengetahuan dan usul periksa.

WALA'

Apa pula yang dimaksudkan dengan wala'? Wala' bererti penjaga, pemimpin, pelindung dan penyerahan. Wala; ini terkandung di dalam 3 unsur iaitu ; kasih sayang, tolong-menolong, dan persefahaman. Dalam organisasi Islam, konsep wala' bermaksud kesetiaan seorang Muslim kepada saudara seagamanya samada sebagai seorang ketua, pimpinan, imam atau kawan. Secara ringkasnya, wala' dan taat dalam ruang lingkup harakah Islamiyyah ialah kepatuhan dan ketaatan kepada pimpinan dlm saf perjuangan Islam.

HUKUM MEMBERI WALA' DAN KETAATAN

~WAJIB ~
Firman Allah dalam surah an-Nisa yang bermaksud ,“Wahai orang-orang yang beriman! Taatilah Allah, taatilah Rasul dan pemimpin (yang bertaqwa) di kalangan kamu. Maka sekiranya kamu berselisih di dalam sesuatu perkara, maka kembalilah kepada Allah dan Rasul” (Surah an-Nisa: 59)

Apabila kita perhatikan ayat di atas, perkataan "athi'u" iaitu kepatuhan hanyalah diletakkan di hadapan Allah dan Rasul. Namun, kepada pemimpin tidak pula diletak "athi'u" kerana tidak pasti pemimpin itu menurut perintah Allah atau tidak. Ini bermakna ketaatan yang mutlak dan total hanyalah kepada Allah dan RasulNya. Ketaatan kepada pemimpin hanyalah kepada pemimpin yang bertaqwa dan menyuruh melakukan kebaikan sahaja. Tidak harus bagi seseorang muslim memberi ketaatan kepada pemimpin yang membawa mereka ke jalan yang dimurkai Allah.

Sabda Rasulullah saw :

“Sesiapa yang mentaatiku, sesungguhnya dia telah mentaati Allah, dan sesiapa yang menderhakaiku, sesungguhnya dia telah mendurhakai Allah. Sesiapa yang taat kepada ketuanya sesungguhnya dia telah mentaatiku, dan sesiapa yang derhaka kepada ketuanya, sesungguhnya dia telah mendurhakaiku” (H.R. Bukhari, Muslim, Ibnu Majah)

Sabdanya lagi:

“Dengarlah dan taatlah, sekalipun kamu diperintahkan oleh seorang budak Habsyah yang rambutnya seperti anggur kering”

Dalam sabda Rasulullah ini, bahawa ketaatan tidak mengira paras rupa dan wajah seseorang, wajib taat terhadap kepimpinannya sekiranya ia menyuruh ke arah kebaikan. Allah tidak memandang kepada paras rupa, tetapi orang yang paling bertaqwa di antara manusia. Lihatlah Bilal bin Rabah, sahabat Rasulullah yang berasal dari Habsyah, diangkat darjatnya kerana Islam dan ketaqwaannya di sisi Allah.

Dalam sabdanya yang lain :

" Engkau dengarlah dan taatilah pemimpin(mu) walaupun punggungmu dipukul dan hartamu dirampas. Maka dengarlah dan taatilah! (HR Muslim)

al-Imam Fakhrur Razi memberi ketegasan di dalam hal ketaatan ini dengan meletakkan keputusan syura secara ijma’ adalah satu sumber dalil. Keputusan ini menjadi kewajipan kepada manusia untuk mentaati secara jazam. Martabat ini lahir disebabkan ijma’ ummah itu bukan keputusan yang ma’sum. Hak ketaatan yang asahaja. Sungguhpun begitu kewajipan untuk meletakkan kepatuhan kepada ketua atau pimpinan seterusnya memberi wala’ adalah diputuskan sebagai kewajipan dalam agama.

~HARAM ~

Dalam hal ini jelas sebab-sebab mengapa Islam mengharamkan penganutnya memberi wala’ kepada pemimpinnya. Rasulullah saw sendiri telah menggariskan batas-batas ketaatan kepada para pemimpin. Sabda Rasulullah saw:

“Tiada ketaatan untuk makhluk dalam perkara maksiat (derhaka) kepada pencipta (Allah)”

KESIMPULAN :

Kesimpulan yang dapat dibuat ialah ketaatan yang mutlak hanya kepada Allah dan RasulNya. Adapun terhadap pemimpin yang derhaka kepada Allah tidak diharuskan kepada orang beriman memberi wala’ dan ketaatan bahkan Islam mewajibkan umatnya supaya menentang kemungkaran dan kezaliman.

BEBERAPA MASALAH DISEKITAR WALA’ DAN PENYELESAIAN

Permasalahan memberi wala’ ini sering berlaku disebabkan beberapa faktor, antaranya ialah:

1. Tidak meletakkan wala’ yang mutlak kepada Allah.

2. Tidak memahami konsep berjemaah

3. Tidak menghayati waqi’ semasa

4. Tidak mempunyai pendidikan Islam

5. Tidak ada unsur tawadhu’ ketika berjemaah

6. Tidak ada perasaan cintakan kepimpinan.

LANGKAH-LANGKAH PENYELESAIAN

Secara dasarnya masalah yang timbul sekitar wala’ dan ketaatan di dalam Harakah Islamiyyah ini dapat dibendung melalui:

1. Mengemaskinikan kembali organisasi saf

2. Membuat pengisian pentarbiyyahan kepada anggota.

3. Mengemaskinikan lagi tanzim dalaman.

4. Membuat tindakan dan perancangan melalui keputusan syura

5. Meluaskan medan perjuangan keperingkat global.

6. Memperbanyakkan kerja-kerja kebajikan am.

Permasalahan wala’ dan ketaatan ini sekaligus memberi tamparan hebat kepada pendokong-pndokong Islam tetapi ia merupakan satu pentarbiyyahan dalaman yang tidak sekali-kali melemahkan semangat perjuangan bahkan meningkatkan lagi prestasi perjuangan.

KESIMPULAN

Wala’ dan ketaatan di dalam ruang lingkup Harakah Islamiyyah ini merupakan suatu tuntutan utama walaupun ia mempunyai permasalahan-permasalahan yang tertentu. Permasalahan ini menjadi bahan pentarbiyyahan jika sekiranya pendokong Islam itu benar-benar yakin kepada Allah. Allah akan sentiasa bersama orang-orang yang menolong agamaNya. Firman Allah swt yang bermaksud:

“Wahai orang-orang yang beriman. Sesungguhnya jika kamu menolong agama Allah, nescaya Allah akan menolong kamu dan memperkukuhkan kedudukanmu”(Muhammad : 7)

* Sumber : beberapa artikel di internet

Kita adalah pemimpin..Selamat berjuang, sahabat-sahabatku..
*Gambar sekadar hiasan..=)

* sebenarnya, tajuk ini merupakan tajuk untuk pembentanganku di usrah qiyadi..ditulis semula untuk dikongsi bersama..

Wajah Suci itu..  

Posted by: ~princess Islam~ in

Assalamu'alaikum wbt..

Alhamdulillah,,aku baru sahaja pulang dari menghadiri satu Forum Remaja yang mana tajuknya : Kemelut Jiwa Remaja yang mana bertempat di Auditorium Perpustakaan Awam Seberang Perai. Forum yang berlangsung dari pukul 9 pagi hinggalah jam 12 tengahari yang diulas oleh 3 panelis yang hebat2 telah membuka mata mereka yang hadir (walaupun aku terlelap seketika..hee). Kebanyakan yang hadir adalah daripada pelajar2 sekolah. Agak sesuailah kerana memang forum ini ditujukan kepada golongan remaja yang akan meningkat dewasa. Bagiku, forum2 seumpama ini wajar diteruskan bagi mengulas isu2 semasa memandangkan terlalu banyak cabaran remaja darsawarsa ini. Pada hari ini, seperti yang kita lihat, statistik pembuangan bayi meningkat dari hari ke hari. Beginilah jadinya sekiranya hidup tidak berlandaskan apa yang disyariatkan oleh Allah swt. Hidup dengan tiada tujuan dan matlamat, hanya untuk meraih nafsu semata-mata. Agak dangkal fikiran mereka. Mereka lalai dan larut di dalam dunia yang hanya permainan semata-mata. Mereka lupa dengan apa yang difirmankan Allah di dalam al-Quran:

“Ketahuilah, bahwa sesungguhnya kehidupan dunia ini hanyalah permainan dan suatu yang melalaikan, perhiasan dan bermegah- megah antara kamu serta berbangga-banggaan tentang banyaknya harta dan anak, seperti hujan yang tanam-tanamannya mengagumkan para petani; kemudian tanaman itu menjadi kering dan kamu lihat warnanya kuning kemudian menjadi hancur. Dan di akhirat (nanti) ada azab yang keras dan ampunan dari Allah serta keridhaan-Nya. Dan kehidupan dunia ini tidak lain hanyalah kesenangan yang menipu.” (QS. Al-Hadid: 57)

Tatkala kehidupan dunia diukur dengan ukuran duniawi dan timbangan duniawi, tampaklah pada mata dan rasa sebagai sesuatu yang besar dan mencengangkan. Namun, tatkala diukur dengan timbangan alam nyata dan ditimbang dengan timbangan akhirat, tampak sebagai sesuatu yang hina dan tidak bererti.

Hasil daripada itu, larangan Allah diabaikan. Sang lelaki bijak dengan taktiknya, manakala sang perempuan terus cair dengan pujukan sang lelaki. Ya Allah, mengapa semurah itu sang perempuan meletakkan maruah dirinya? Jauhkan aku dari semua itu..Islam datang menaikkan taraf dan harga diri wanita, namun mereka sendiri yang tidak menghargainya. Hasilnya, berlakulah perkara yang dikeji Allah dan RasulNya iaitu perbuatan zina. Adakah semudah itu? Dalam dunia sekarang pun berlaku seumpama ini, bagaimana pula di hari-hari mendatang??Bagaimana harus aku menghadapi hari2 mendatang?Bayi yang suci dan tidak berdosa dibuang merata2 seolah-olah mereka tidak layak untuk hidup. Kadang-kadang menitis air mataku melihatkan bayi yang tidak berdosa dibunuh oleh tangan ibunya sendiri. Begitulah sekiranya hidup tidak berlandaskan agama. Semua menjadi rosak, kacau-bilau, dan hancur.

Ayuh sahabat2 ku, perkemaskan ilmu di dada, mantapkan jiwa rohani kita, jaga hubungan dengan Pencipta, jaga dirimu sebaik2-baiknya, kerna kita adalah sebaik2 kejadian. Mengapa pula kita ingin meletakkan diri kita sebagai seburuk2 kejadian??!

Renungan dari firman Allah swt di dalam surah at-Tin ayat 4-5 yang bermaksud :

" Sesungguhnya Kami telah menciptakan manusia dalam bentuk yang sebaik-baiknya (dan kelengkapan sesuai dengan keadaannya). Kemudian (jika ia panjang umur sehingga tua atau menyalahgunakan kelengkapan itu), Kami kembalikan dia ke serendah-rendah peringkat orang-orang yang rendah.




Thank You Allah!!  

Posted by: ~princess Islam~ in



THANK YOU ALLAH

Album : Thank You Allah
Munsyid : Maher Zain


I was so far from YOU
Yet to me we're always so close
I wanted to last in the dark
I closed my eyes to all the signs
YOU put on my way
I walked everyday
Further and further away from YOU
Allah YOU brought me home
I thank YOU with every breath I take

Alhamdulillah x2
All praises to Allah x2
Alhamdulillah x2
All praises to Allah x2

I never thought about
All the things YOU have given to me
I never thanked YOUR warns
I was too proud to see the truth
And prostrate to YOU
Until I took the first steps
And that's why YOU open the doors for me
Now Allah I realize what I was missing
By being far from YOU

Alhamdulillah x2
All praises to Allah x2
Alhamdulillah x2
All praises to Allah x2
Allah

Allah I wana thank YOU
I wana thank YOU for all the things that YOU've done
YOU've done for me through all my years
I've been lost
YOU guided me from all the ways that were wrong
Indeed YOU give me hope
Allah I wana thank YOU
I wana thank YOU
I wana thank YOU for all the things that YOU've done
YOUve done for me through all my years
I've been lost
YOU guided me from all the ways that were wrong
I wana thank YOU for bringing me home

Alhamdulillah x2
All praises to Allah x2
Alhamdulillah x2
All praises to Allah x2

Alhamdulillah x8